Abstract :
ABSTRAK
Kreativitas merupakan suatu tuntutan pendidikan yang sangat penting pada saat ini. Kreativitas mempunyai ciri aptitude dan non-aptitude. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian adalah group investigation. Sekolah yang menjadi tempat untuk melakukan penelitian adalah SMA Negeri 9 Bandar Lampung.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar capaian kreativitas non-aptitude yang diperoleh menggunakan model group investigation dalam pembelajaran sejarah siswa kelas X IIS 4 di SMA Negeri 9 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015? Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui seberapa besar capaian kreativitas non-aptitude menggunakan model group investigation dalam pembelajaran sejarah siswa kelas X IIS 4 di SMA Negeri 9 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan datanya observasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis data statistik deskriptif.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, secara keseluruhan terlihat kreativitas non-aptitude siswa pada pertemuan pertama keseluruhan indikator yang diamati sebesar 122 prilaku dari 28 siswa atau 43,6% dan pada pertemuan kedua keseluruhan indikator mengalami perubahan menjadi 154 perilaku dari 28 siswa atau 59,2%, dan pada pertemuan ke tiga tiap-tiap indikator juga mengalami perubahan yaitu ada 175 perilaku dari 28 siswa atau 62,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas non-aptitude siswa kelas X IIS 4 mengalami peningkatan yang signifikan, hal itu dapat dibuktikan dari data yang diperoleh.
Abstract Bahasa Inggris