DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN DISFAGIA, DEPRESI, DAN RIWAYAT PENYAKIT KRONIK DENGAN GIZI KURANG PADA LANSIA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA LAMPUNG SELATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Lampung
Author
Ni Komang Devi , Wiratningrum
Subject
610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 
Datestamp
2024-02-07 02:21:34 
Abstract :
Latar Belakang: Gizi kurang merupakan masalah yang kerap dialami oleh lansia, gizi kurang terjadi saat tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dalam periode tertentu, kurangnya asupan makanan disebabkan oleh faktor usia, jenis kelamin, depresi, disfagia yang disebabkan oleh perubahan fisiologis dan anatomis, dan penyakit kronik yang diderita lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observational dengan pendekatan crossectional. Sampel berjumlah 62 orang lansia yang tinggal di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Selatan dengan teknik pengambilan total sampling. Data yang digunakan merupakan data primer berupa kuesioner dan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Analisis statistik dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Hasil analisis bivariat disfagia (p=0,013), depresi (0,011) dan riwayat penyakit kronik (0,048) memiliki hubungan dengan gizi kurang pada lansia. Sementara usia (p=0,964) dan jenis kelamin (p= 0,920) tidak memiliki hubungan dengan gizi kurang. Hasil multivariat menunjukan depresi dan disfagia adalah variabel yang paling berhubungan dengan gizi kurang pada lansia Simpulan: Terdapat hubungan antara disfagia, depresi dan riwayat penyakit kronik dengan gizi kurang, tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan gizi kurang pada lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Selatan. Kata Kunci: Disfagia, depresi, gizi kurang, jenis kelamin, lansia, penyakit kronik, usia 
Institution Info

Universitas Lampung