Abstract :
Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan kelompok penyakit metabolik dengan ciri-ciri
hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya.Salah satu
komplikasi DM adalah ulkus diabetikum yang berbahaya dan mengancam kaki pasien untuk
diamputasi. Rasio neutrofil limfosit merupakan biomarker untuk mendeteksi adanya inflamasi akut
maupun kronik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan RNL terhadap
derajat keparahan ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross
sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Data yang diperoleh
melalui data sekunder, yaitu rekam medis. Sampel yang digunakan berjumlah 57 sampel. Data hasil
penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode korelasi spearman.
Hasil : Terdapat hubungan RNL terhadap derajat keparahan ulkus diabetikum dengan nilai
(p=0,000). Karakteristik pasien ulkus diabetikum didominasi dengan usia ?50 tahun sebanyak 41
pasien (71,9%), jenis kelamin perempuan sebanyak 33 pasien (57,9%). Mayoritas pasien memiliki
hasil pemeriksaan RNL sedang yang berjumlah 25 pasien (43,9%), dan derajat ulkus diabetikum
terbanyak yakni derajat sedang 52 pasien (91,2%).
Simpulan : Terdapat hubungan RNL terhadap derajat keparahan ulkus diabetikum pada pasien DM
tipe 2.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Ulkus Diabetikum, Rasio Neutrofil Limfosit