Institusion
Universitas Lampung
Author
MADINA , GHASSAN NEBRASKA
Subject
610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Datestamp
2024-02-19 07:02:58
Abstract :
Latar Belakang : Penyalahgunaan alkohol dapat menyebabkan terjadinya
kerusakan pada lambung. Stres oksidatif ditandai dengan terjadinya
peningkatan malondialdehid (MDA). Ekstrak bawang hitam mempunyai
komponen antioksidan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh asupan ekstrak bawang hitam terhadap penurunan
kadar MDA tikus putih jantan yang diinduksi alkohol.
Metode : Penelitian menggunakan metode true experimental dengan
pendekatan post-test control only group design. Penelitian ini menggunakan
32 tikus putih jantan galur Sprague Dawley yang dibagi ke dalam 4
kelompok. K1 diberikan akuades 5 ml/kgBB, K2 diberikan akuades 5
ml/kgBB dan etanol 96% 5 ml/kgBB, P1 diberikan etanol 96% 5 ml/gBB dan
ekstrak bawang hitam 800mg/kgBB selama 4 hari, dan P2 diberikan etanol
96% 5 ml/kgBB dan ekstrak bawang hitam 800mg/kgBB 2 jam sebelum
induksi etanol. Sampel lambung dianalisis kadar MDA-nya menggunakan
spektrofotometer.
Hasil : Rerata kadar MDA (nmol/mg) pada setiap kelompok, K1 : 0.52 ±
0.24, K2 : 6.13 ± 1.51, P1 : 0.51 ± 0.43, P2 : 0.77 ±0.32. Analisis data
menggunakan uji parametrik One Way Anova didapatkan p = 0,000 yang
menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata antar kelompok perlakuan dan uji
Post Hoc LSD menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok
K2 dengan K1 (p = 0,00), P1 (p = 0,00), dan P2 (p = 0,00).
Kesimpulan : Induksi alkohol dapat menyebabkan peningkatan kadar MDA
pada lambung dan pemberian ekstrak bawang hitam dosis 800mg/kgBB
selama 4 hari lebih efektif dalam menurunkan kadar MDA lambung dengan
besar penurunan ±12 kali lipat dibandingkan dengan 2 jam sebelum induksi
etanol yang besar penurunannya ±7 kali lipat.