Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model PBL
terhadap kemampuan CPS peserta didik pada materi perubahan lingkungan di
SMA Negeri 4 Metro. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan
desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Subyek
penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 297 peserta didik
dengan sampel dalam penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling
terpilih yaitu kelas X 8 sebagai kelas eksperimen dan X 9 sebagai kelas kontrol.
Data kemampuan pemecahan masalah secara kreatif dikumpulkan menggunakan
instrument tes pada saat pretest-posttest kemudian dianalisis menggunakan uji
Independent sample t-test sedangkan data respon peserta didik tentang
pembelajaran menggunakan model PBL yang dikumpulkan menggunakan angket
dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan
bahwa rerata N-gain sebesar 0,64 dengan kriteria ?sedang? pada kelas eksperimen
dan 0,27 dengan kriteria ?rendah? pada kelas kontrol. Hasil uji hipotesis
menggunakan Independent Sample T-test menunjukkan bahwa kemampuan CPS
sebesar 0,00 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga
menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari model PBL terhadap
kemampuan CPS peserta didik pada materi perubahan lingkungan dengan
kemampuan CPS yang paling tinggi adalah fact finding (N-gain 0,83) sedangkan
kemampuan paling rendah pada acceptance finding (N-gain 0,51). Berdasarkan
perolehan hasil angket respon peserta didik didapatkan hampir semua peserta
didik (92,77%) berpendapat bahwa pembelajaran menggunakan model PBL dapat
meningkatkan pemahaman materi saat proses pembelajaran. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa penggunaan model PBL berpengaruh signifikan terhadap
peningkatan kemampuan CPS peserta didik.
Kata Kunci : Model Problem Based Learning, Kemampuan Creative Problem
Solving, Perubahan Lingkungan