Abstract :
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) merupakan salah satu hutan
cagar alam yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dan diharapkan
dapat menjadi kawasan pengawetan, pemeliharaan, dan perlindungan bagi
keanekaragaman jenis flora dan fauna, termasuk populasi dan keanekaragaman
mesofauna. Keberadaan mesofauna pada setiap lokasi berbeda-beda bergantung
pada vegetasi dan kondisi lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk
mempelajari populasi dan keanekaragaman mesofauna pada tanah dan serasah di
beberapa lokasi di TNBBS. Sampel serasah dan tanah diambil dari beberapa
lokasi di hutan TNBBS, yaitu di Bukit Camp Rhino (bagian atas, tengah dan
bawah), Bukit Pemerihan Kecil, dan Bukit Kilometer 26 (bagian atas, tengah dan
bawah). Percobaan dilakukan dengan metode survei, dan ekstraksi mesofauna
tanah dilakukan dengan alat Tullgren. Populasi mesofauna dihitung berdasarkan
jumlah mesofauna yang ditemukan pada setiap sampel dibagi dengan bobot sampel, sedangkan keanekaragaman mesofauna dihitung dengan menggunakan
indeks keanekaragaman Shannon-Wheaver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
populasi mesofauna pada serasah lebih tinggi dibandingkan dengan tanah, dan
bervariasi pada masing-masing lokasi di hutan TNBBS. Mesofauna yang
mendominasi pada serasah adalah ordo Acarina, sedangkan pada tanah adalah
ordo Collembola. Populasi mesofauna pada serasah dipengaruhi oleh biomassa
serasah, sedangkan populasi mesofauna pada tanah dipengaruhi oleh kelembaban
tanah.
Kata Kunci: Indeks keanekaragaman, Mesofauna, Populasi, Serasah, Tanah, dan
TNBBS