Abstract :
Transformasi digital merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari dalam
perkembangan zaman saat ini. Hal ini terlihat dari berbagai aspek kehidupan yang
secara perlahan terpengaruh oleh kemajuan teknologi informasi. Dampak luas dari
teknologi informasi telah mendorong penerapannya dalam sistem administrasi
penduduk di Indonesia melalui digitalisasi administrasi kependudukan.
Kurangnya pemahaman pemanfaatan digitalisasi administrasi kependudukan
masih terlihat jelas di masyarakat.
Permasalahan dalam Penelitian ini adalah: (1) Mengapa pergantian Kartu Tanda
Penduduk Elektronik menjadi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di
Kabupaten Lampung Selatan perlu dilakukan? (2) Bagaimana Pelaksanaan
kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Lampung
Selatan?. Penelitian ini menggunakan metode pelitian normatif empiris dengan
data primer dan data sekunder, dimana masing-masing data diperoleh dari
penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perlunya penggantian Kartu Tanda
Penduduk Elektronik menjadi IKD di Kabupaten Lampung Selatan karena untuk
memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang Information Technology (IT) dan
sebagai solusi dari masalah dalam kelangkaan blanko KTP-e karena permintaan
perekaman dan pencetakan kartu identitas tinggi. (2) Dalam pelaksanaanya,
pergantian IKD di Kabupaten Lampung Selatan belum optimal karena perolehan
aktivasi IKD baru mencapai 14,04% dari banyaknya Desa dan Kelurahan yang
ada, dan pada praktik di lapangan pelayanan apapun masih membutuhkan KTP
berbentuk fisik. Minat masyarakat mencari tahu tentang pentingnya IKD juga
sangat rendah. Kebijakan ini belum terlaksana dengan optimal sehingga harus
menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan.
Kata kunci: Kartu Tanda Penduduk, Identitas Kependudukan Digital,
Kabupaten Lampung Selatan