Abstract :
Abstrak
Gaya hidup masyarakat yang cenderung konsumtif saat ini sangat erat dengan
timbulnya berbagai macam penyakit. Bersamaan dengan munculnya berbagai macam
penyakit itulah kebutuhan manusia terhadap produk-produk kesehatan dan pengobatan
pun bertambah. PT Usahajaya Fico Operasional terus berinovasi dalam memproduksi
produk-produk yang berkualitas untuk dipasarkan kepada masyarakat Indonesia dan
dunia.
Masalah yang dihadapi PT Usahajaya Fico Operasional adalah sulitnya menimbulkan
kepercayaan konsumen terhadap produk kesehatan baru sehingga perusahaan harus
melakukan berbagai strategi promosi yang tepat, salah satunya adalah direct marketing.
Permasalahan yang akan diteliti adalah apakah strategi direct marketing yang terdiri
dari direct selling, direct mail dan telemarketing mempengaruhi pengambilan keputusan
pembelian produk XAMthone
plus
di Bandar Lampung dan program direct marketing
mana yang paling dominan mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian.
Ida Yunidar
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh direct marketing dalam pengambilan keputusan pembelian produk
XAMthone
plus
di Bandar Lampung dan untuk mengetahui program direct marketing
mana yang paling dominan mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian produk
XAMthone
plus
di Bandar Lampung.
Hipotesis yang diajukan yaitu: “ bahwa direct marketing yang terdiri dari direct selling,
direct mail dan telemarketing berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk
XAMthone
plus
di Bandar Lampungâ€.
Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang mendapatkan informasi mengenai
manfaat dari produk XAMthone
plus
melalui kegiatan promosi direct marketing yaitu
direct selling, direct mail dan telemarketing sedangkan sampel dalam penelitian ini
adalah sebanyak 100 responden.
Hasil analisis regresi linear berganda membuktikan bahwa variabel direct selling, direct
mail dan telemarketing memberikan sumbangan sebesar 58,3% terhadap keputusan
pembelian produk XAMthone
plus
di Bandar Lampung, dan sisanya sebesar 41,7%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diidentifikasi dalam penelitian ini.
Saran yang dapat direkomendasikan dari hasil penelitian adalah PT Usahajaya Fico
Operasional sebaiknya mempertahankan kegiatan direct selling dan kinerja direct seller
dalam mempromosikan produk XAMthone
plus
. PT Usahajaya Fico Operasional juga
disarankan menggunakan media periklanan masal seperti media cetak, iklan televisi dan
media internet.
Kata kunci : direct marketing, keputusan pembelian, produk kesehatan XAMthone
plus