Abstract :
Abstrak
Stock split merupakan salah satu corporate action berupa pemecahan saham yang
dilakukan ketika harga saham dinilai terlalu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis apakah terdapat perbedaan signifikan antara volume perdagangan
saham sebelum stock split dan volume perdagangan saham sesudah stock split,
serta untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan antara abnormal return
saham sebelum stock split dan abnormal return saham sesudah stock split.
Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel
yang digunakan sebanyak 17 perusahaan dengan periode penelitian 2009-2011.
Analisis data menggunakan uji regresi berganda, dan diawali dengan uji asumsi
klasik yaitu uji normalitas, Pengujian hipotesis menggunakan uji beda yaitu
paired t-test dan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hipotesis dalam penelitian ini
adalah bahwa diindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara volume
perdagangan, abnormal return saham sebelum stock split dan volume
perdagangan abnormal return, sesudah stock split.
Berdasarkan hasil pengujian Paired Sample t-test menunjukkan tidak ada
perbedaan yang signifikan antara volume perdagangan saham sebelum dan
sesudah pemecahan saham, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara
abnormal return saham sebelum dan sesudah pemecahan saham.
Kata Kunci : Volume Perdagangan, Abnormal Return, Stock Split