Abstract :
Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya aktivitas dan hasil belajar
serta masih banyak peserta didik yang belum tuntas belajar Matematika di SD
Negeri 10 Metro Pusat.
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan aktivitas dan hasil belajar
peserta didik kelas Vb SDN 10 Metro Pusat, dengan penggunaan media tiga
dimensi. Penelitian dilakukan terhadap peserta didik kelas Vb SD Negeri 10
Metro Pusat yang terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik
perempuan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.
Prosedur penelitian dilaksanakan melalui proses pengkajian berdaur, yang terdiri
dari 4 tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan
(4) refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3
pertemuan. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes formatif (kognitif).
Alat tes berupa tes uraian untuk menjaring kemampuan penguasaan materi
pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan
kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tiga dimensi pada
pembelajaran materi bangun ruang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar
peserta didik. Aktivitas peserta didik pada siklus I adalah 2,39 termasuk kategori
kurang baik, pada siklus II meningkat menjadi 3,51 termasuk kategori cukup.
Pada hasil pembelajaran matematika dengan media tiga dimensi pada siklus I
terdapat 14 orang peserta didik atau 51,85% yang telah mencapai ketuntasan
belajar yang ditetapkan, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 20 orang
peserta didik atau 74,07% yang telah memenuhi ketuntasan belajar yang
ditetapkan. Peningkatan hasil belajar matematika dipengaruhi oleh peningkatan
aktivitas peserta didik melalui penggunaan media tiga dimensi pada pembelajaran.
Kesimpulan penelitian adalah penggunaan media tiga dimensi dapat
meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika materi bangun ruang peserta
didik kelas Vb SD Negeri 10 Metro Pusat.