Abstract :
Abstrak
Sumber daya perikanan, khususnya sumber daya perikanan laut lepas dewasa ini
mengalami penurunan drastis. Berdasarkan kondisi tersebut, negara-negara
mengadakan Konferensi Hukum Laut Internasional sebanyak tiga kali. Konferensi
Hukum Laut Ketiga disebut juga dengan United Nations Convention on the Law
of the Sea of 10 December 1982 (UNCLOS). Konferensi yang merupakan
implementasi dari UNCLOS salah satunya adalah Agreement for the
Implementation of the Provisions of the United Nations Convention on the Law of
the Sea of 10 December 1982 relating to the Conservation and Management of
Straddling Fish Stocks and Highly Migratory Fish Stocks, selanjutnya disebut
UNIA.
Berdasarkan uraian di atas, yang menjadi pokok permasalahan adalah bagaimana
pengaturan mengenai konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan laut
lepas menurut UNIA dan bagaimana arti penting UNIA bagi Indonesia dalam
kaitannya dengan konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan di laut
lepas. Metode pendekatan yang digunakan dalam membahas permasalahan skripsi
ini adalah penelitian normatif.
Dalam upaya konservasi dan pengelolaan perikanan menurut UNIA mutlak
diperlukan pendekatan kehati-hatian untuk menentukan tindakan apa yang tepat
untuk diterapkan. Negara pihak diwajibkan melakukan kerjasama antar negara
maupun membentuk sebuah organisasi pengelolaan perikanan sub regional atau
regional atau disebut RFMOs. RFMOs yang wilayah pengaturannya mencakup
wilayah Indonesia antara lain Indian Ocean Tuna Commission (IOTC),
Commission For The Conservation Of Southern Bluefin Tuna (CCSBT), dan
Western and Central Pacific Fisheries Commission (WCPFC).
Yopie Septian Riyadi
Arti penting UNIA bagi Indonesia ditinjau dari aspek ekonomi adalah Indonesia
akan mendapatkan alokasi tangkapan jenis ikan yang beruaya terbatas dan ikan
yang beruaya jauh melalui penetapan kuota internasional. Ratifikasi UNIA
ditinjau dari aspek hukum akan memantapkan kebijakan Pemerintah Indonesia
dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah pengelolaan
perikanan Republik Indonesia. Peraturan perundang-undangan Indonesia banyak
yang telah mendapat pengaruh dari UNIA. Dari aspek upaya konservasi dan
pengelolaan sumber daya perikanan, Indonesia akan mendapatkan bantuan berupa
data dan informasi perikanan yang akurat melalui pertukaran data dan informasi.
Kata kunci: UNIA, Konservasi sumber daya perikanan laut lepas