Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang tukang ojek sebagai pekerja
sektor informal di Kelurahan Kemiling Permai Kecamatan Kemiling Tahun 2011,
dengan titik tekan kajiannya kepemilikan sepeda motor, jumlah jam kerja, ratarata
penumpang, biaya ojek, jumlah pendapatan, tingkat pemenuhan kebutuhan
pokok keluarga tukang ojek, dan kategori pekerjaan sebagai tukang ojek.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif sebanyak 60 kepala keluarga
tukang ojek, semua menjadi responden (penelitian populasi). Pengumpulan data
dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data dengan tabulasi dan
persentase, sebagai dasar deskripsi dan interpretasi dalam pembuatan laporan
penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa (1)sebanyak 59 responden atau 98%
memiliki sepeda motor sendiri, berasal dari kredit, dan 11 tukang ojek atau
18,33% dari jumlah tersebut masih mengangsur pada dealer, (2) sebanyak 53
responden atau 88,33% jumlah jam kerja tinggi, yaitu bekerja lebih dari 5
jam/hari, sedangkan 7 responden atau 11,67% jumlah jam kerja rendah, yaitu
bekerja kurang dari 5 jam/hari, (3)rata-rata jumlah seluruh penumpang perhari
yaitu 948 penumpang perhari, rata-rata 16 penumpang ojek perhari, (4) daerah
jangkauan kerja 60 tukang ojek atau 100% menyatakan tidak dibatasi, (5)sebanyak 39 responden atau 65% rata-rata penumpang adalah penduduk sekitar
Kelurahan Kemiling Permai dan sudah tahu ongkosnya, sedangkan 21 responden
atau 35% ongkos berdasarkan jarak dan kesepakatan dengan penumpang, (6)sebanyak 19 responden atau 31,67% tingkat pendapatan Rp.24.000 - <
Rp.50.033/hari, sedangkan 41 responden atau 68,33% berpendapatan Rp.50.033 –
Rp.59.000/hari, (7) sebanyak 54 responden atau 90% terpenuhi kebutuhan pokok
keluarganya yaitu 123,66% - 286,12%, dan 6 kepala keluarga atau 10% tidak
terpenuhi yaitu 87,29% - 98,20%, (8) sebanyak 53 responden atau 88,33%
pekerjaan pokoknya sebagai tukang ojek, dan 7 responden atau 11,67% sebagai
pekerja sampingan.