Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga
Pengusaha Keripik di Kelurahan Segalamider Kecamatan Tanjung Karang Barat kota
Bandar Lampung, dengan titik tekan kajiannya pada tingkat pendidikan kepala
keluarga, jumlah tanggungan kepala keluarga, pendapatan pengusaha keripik, jumlah
kekayaan, jumlah tenaga kerja dan pemenuhan kebutuhan pokok keluarga.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi penelitian berjumlah
19 KK. Untuk memperoleh data, digunakan, teknik observasi, wawancara terstruktur,
teknik kuesioner dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tabulasi
frekuensi persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi dalam membuat laporan
hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa :(1). Sebanyak 46,47% responden memiliki
tingkat pendidikan SMA dan sederajat sedangkan tingkat pendidikan SD dan SMP
sebanyak 39,45% yang memiliki pendidikan diploma atau sarjana sebanyak 14,08%
(2). Sebesar 68,42% jumlah tanggungan kepala keluarga sedikit yaitu ≤ 4 orang (3).
Total pendapatan responden sebelum usaha keripik Rp. 14.650.000,-/bulan atau ratarata
Rp.730.000,-/bulan dan total pendapatan setelah usaha keripik sebesar Rp.
250.235.000,-/bulan atau rata-rata Rp. 13.170.000,-/KK/bulan. (4). Sebanyak 31,58%
memiliki kendaraan roda empat >1 sedangkan 68,42% memiliki kendaraan roda dua
>1 yang memiliki perhiasan atau emas ≤ 50 gram sebanyak 57,89%. (5). Sebanyak
42,11 % memiliki tenaga kerja berjenis kelamin laki-laki dan sebanyak 44,1%
memiliki tenaga kerja berjenis kelamin wanita. (6). Seluruh pengusaha keripik
(100%) dapat memenuhi kebutuhan pokok bagi anggota keluarganya.