Institusion
Universitas Lampung
Author
Dwi Enggar Kusuma Sari, 1016041010
Subject
HV Social pathology. Social and public welfare
Datestamp
2015-05-05 07:22:38
Abstract :
ABSTRAK
Salah satu persoalan pokok dalam pembangunan di Indonesia desa adalah kurang
adanya koordinasi antar berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut serta
fokus kegiatan yang kurang begitu jelas. Tulisan ini mencoba menelaah beberapa
persoalan mendasar dalam pembangunan perdesaan di lokasi penelitian. Musrenbang
adalah salah satu forum dalam menampung aspirasi masyarakat. Forum ini juga yang
akan merencanakan dan menetukan kegiatan-kegiatan pembangunan. Koordinasi
dalam pelaksanaan Musrenbang merupakan salah satu penentu keberhasilan
Musrenbang dalam penentuan skala prioritas.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Koordinasi Kecamatan
dengan Desa dalam pelaksanaan pembangunan berdasarkan Musrenbang?.Tujuan
penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tentang koordinasi
yang dilakukan oleh Kecamatan dan Desa dalam pelaksanaan pembangunan yang
diprogramkan di desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan tehnik pengumpulan data yang
digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini difokuskan
pada koordinasi terkait pelaksanaan pembangunan antara Kecamatan dengan Desa
berdasarkan unsur-unsur koordinasi yakni sinkronisasi yang teratur, pengaturan
waktu dan terpimpin, harmonis, dan tujuan yang ditetapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Koordinasi antara Kecamatan dengan Desa
dalam Pelaksanaan Pembangunan belum dapat berjalan dengan optimal, Hal ini
dikarenakan (1) terbatasnya alokasi dana dari pemerintah daerah kepada desa. (2)
Tidak teragendanya dalam melakukan koordinasi khususnya pada saat melaksanakan
rapat koordinasi yang dilakukan tidak menentu disesuaikan dengan keadaan.
Kata Kunci: Koordinasi, Musrenbang
ABSTRACT
One of the main problem in rural development in Indonesia is the lack of
coordination between the various parties involved in the activity and the focus of
activity is less clear. This paper try to examine some of the fundamental issues in the
villages development in the research location. Musrenbang is one of the forums in
accommodating the aspirations of the community. This forum will also plan and
determine development activities. Coordination in the implementation of
Musrenbang is one determinant of Musrenbang success in priorities setting.
Formulation of the problem in this research is found out how the Coordination
between the Districts with the Village in the implementation of development based
the Musrenbang ?. The purpose of the research is to find out provide and explain the
coordination is done by the district and village in the implementation of development
programmed in the village. The method used in this research is descriptive method
with qualitative approaches and data collection techniques used interviews,
documentation, and observation. This study focused on the coordination related the
development implementation of the District of the village based on elements of
coordination there are the orderly synchronization of effort, timing and directing,
harmonious, and set goals.
The results of this research indicate that the coordination between the District of the
Village in the Development can not do optimally. It caused by (1) the limited
allocation of funds from the local government to the village. (2) Unscheduled in
coordination especially when implementing coordination meetings is uncertainly
depend on the situation
Keywords: Coordination, Musrenbang