Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Oktiana, Mega
Hidayat, Asri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-29 06:11:40
Abstract :
Latar Belakang : Sikap ibu bekerja terhadap penyimpanan ASI untuk diberikan kepada bayi pada saat jam kerja, menjadi faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif. Prasetyono (2012) menyatakan bahwa Saat ini, diketahui bahwa ibu yang bekerja sekitar 70%. Fenomena itu menunjukkan bahwa banyak ibu yang tidak bisa menyusui secara eksklusif. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap penyimpanan ASI pada ibu menyusui di RSIA Sakina Idaman Sleman Yogyakarta. Metode : Penelitian merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu menyusui yang bekerja dan memeriksakan diri di RSIA Sakina Idaman dari bulan Maret ? Mei 2014, sejumlah 60 orang. Sampel diambil dengan purposive sampling sebanyak 49 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis untuk menguji hipotesis digunakan korelasi Kendal Tau. Hasil : Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan tentang penyimpanan ASI, sebagian besar kategori tinggi, yaitu 19 responden (38,8%). Sikap penyimpanan ASI, sebagian besar kategori baik, yaitu 22 responden (44,9%). Simpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang penyimpanan ASI dengan sikap ibu menyusui terhadap penyimpanan ASI di RSIA Sakina Idaman Sleman tahun 2014, dengan ô sebesar 0,374 dan p sebesar 0,004 (p < 0,05). Saran : Hendaknya tenaga kesehatan terutama bidan dapat memberikan penyuluhan mengenai penyimpanan ASI terhadap ibu menyusui yang bekerja.