Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Khairudin, Ahmad
Prihatiningsih, Dwi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-20 05:34:16
Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan besar di seluruh dunia
karena tingginya prevalensi dan berhubungan dengan peningkatan resiko penyakit
kardiovaskular. Di Indonesia sendiri hipertensi merupakan penyebab kematian
nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis, yakni 6,7% dari populasi kematian pada
semua umur. Salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi adalah stress dimana
stress yang terjadi sangat memberikan efek negatif terhadap tubuh. Polisi sangat peka
terhadap variasi yang luas dari tekanan pekerjaan atau penyebab stres. Sekolah Polisi
Negara Selopamioro Yogyakarta (SPN Selopamioro) merupakan salah satu sekolah
polisi Negara yang ada di Indonesia. Tuntutan ataupun tanggung jawab yang besar
berada ditangan tenaga pendidik (Instruktur ). Beban kerja serta tanggung jawab
pendidik yang besar kerap sekali menimbulkan stres.
Tujuan : Diketahuinya hubungan antara stress dengan kejadian hipertensi pada
anggota POLRI di Sekolah Polisi Negara Selopamioro Yogyakarta POLDA DIY.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian korelasi analitik design
dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah
purposive sampling, dengan sampel 18 responden yang memenuhi kriteria inklusi.
Untuk menganalisis hubungan dua variabel digunakan uji Kendall Tau.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian diketahui bahwa didapatkan hasil uji statistik
nilai p-value, 0,040 lebih kecil daripada 0,05 (0,040<0,05). Dengan koefisien
korelasi 0,464.
Simpulan : Ada hubungan stres dengan hipertensi anggota POLRI di Sekolah Polisi
Negara Selopamioro Yogyakarta.
Saran : Bagi Kepala SPN untuk menentukan kebijakan dalam hal kesehatan
anggota POLRI di SPN Selopamioro khususnya dalam penanggulangan penyakit
hipertensi dengan membuat jadwal piket dan mengajar yang tidak bertabrakan serta
membuat kebijakan untuk mengurangi merokok.