Abstract :
Latar belakang penelitian
: Masa menopause merupakan masa kritis yang dapat
membawa pengaruh yang membahayakan bagi wanita karena
masa ini, organ reproduksinya
sudah
tidak
lagi berfungsi, tidak hanya
perubahan fisik
yang mengalami
perubahan
pada wanita
menopause, tetapi
perubahan
psikis. Kecemasan
menopause
merupakan
kecemasan tertinggi
kedua setelah pre
menopause
yang
dapat menggangg
u perubahan
fisik
pada wanita, dampak
kecemasan
pada wanita salah satunya depresi dan stres yang mengakibatkan terganggunya
aktivitas sehari
-hari.
Tujuan dari penelitian
adalah diketahuinya
hubungan perubahan fisik dengan tingkat
kecemasan menghadapi menop
ause pada usia premenopause di
Kauman RT. 49 Ngupasan,
Gondomanan, Yogyakarta
tahun
2010
. Waktu penelitian dimulai studi pendahuluan bulan
Oktober 2010 sampai dengan penyusunan laporan penelitian bulan April 2011.
Metode
penelitian
: Desain
penelitian
yang digunakan adalah
metode observasi dan
pendekatan
cross sectional
. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 35 responden yang berusia
40
- 50 tahun yang awalnya mengalami menopause. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan
data adalah kuesioner.
Hasil penel
itian
: Berdasarkan hasil uji korelasi antara perubahan fisik dan tingkat
kecemasan diperoleh nilai Kendall Tau sebesar 0,536, Z hitung 0,766, taraf kesalahan 5 %
sebesar 1,96 dengan demikian nilai Z hitung (0,766) lebih kecil dari Z tabel (1,96), hal ini
menunjukkan ada hubungan antara perubahan fisik dengan tingkat kecemasan.
Kesimpulan :
Ada hubungan antara perubahan fisik dengan tingkat kecemasan ibu
menghadapi premenopause di Kauman RT. 49 Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Saran :
Agar dapat dijadikan
wancana bagi responden dalam menghadapi premenopause
sehingga dapat menekan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause.