Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Utami, Liza Hesti
Warsiti, Warsiti
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-02 06:30:40
Abstract :
Makanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan yang diberikan kepada bayi
setelah berusia 6 bulan. Beberapa budaya dan adat istiadat banyak ibu-ibu yang
memberikan MP-ASI sebelum 6 bulan. Kejadian pemberian MP-ASI sebelum 6 bulan
ada 32% ibu memberikan MP-ASI pada bayinya ketika umur 2-3 bulan dan 69% pada
bayi yang berumur 4-5 bulan. Pemberian MP-ASI sebelum 6 bulan berdampak pada
gangguan seperti pencernaan (diare), obesitas, gangguan pertumbuhan dan menurunnya
produksi ASI. Tujuannya untuk mengetahui gambaran secara mendalam budaya
pemberian makanan pendamping ASI dini pada ibu yang mempunyai anak 7-24 bulan di
Desa Argodadi, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang
dilengkapi dengan catatan lapangan. Metode pengambilan sampel dengan metode
Snowball Sampling, jumlah sampel 5 orang partisipan. Tiga tema yang muncul yaitu :
Jenis MP-ASI yang digunakan adalah makanan dan buah yang dilumat, alasan utama
pemberian MP-ASI antara lain turun temurun dan kurangnya pengetahuan dan
kebutuhan akan informasi tentang MP-ASI dini. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan
antara lain: Adanya budaya turun temurun dan kurangnya pengetahuan mengakibatkan
orang tua memberikan MP-ASI sebelum bayi berusia 6 bulan. Saran bagi perawat dalam
memberikan asuhan keperawatan pada ibu dengan pemberian MP-ASI dini harus
melihat aspek budaya masyarakat setempat.