Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rohmat, Mamat Supri
Warsiti, Warsiti
Subject
BF Psychology
Datestamp
2018-01-02 06:03:27
Abstract :
Latar Belakang:
Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sering mengalami kesulitan
dalam menghadapi kenyataan akan kondisi
mereka. Saat ini or
ang dengan seropositif
terhadap antibodi HIV mulai menunjukkan gejala yang nyata, mereka
memperlihatkan adanya tekanan psikologis dan sosial berkaitan dengan HIV/AIDS.
Reaksi yang pertama muncul setelah pende
rita didiagnosa terinfeksi HIV adalah
kaget, tidak percaya, gusar,
kemudian setelah timbul beberapa gejala terminal, orang
dengan HIV/AIDS menjadi mati rasa
, frustasi, sedih, dan depresi
Tujuan Penelitian:
Penelitian ini bertujuan unt
uk mengetahui gambaran umum
konsep diri pada orang denga
n HIV/AIDS di RS Grhasia Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Metode Penelitian:
Penelitian ini menggunakan rancan
gan penelitian deskriptif
dengan metode kualitatif. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yang sudah
terdiagnosa HIV/AIDS. Metode pengum
pulan data menggunakan wawancara
mendalam (
indepth interview)
dan digunakan tape record
er untuk merekam hasil
wawancara. Analisis data dila
kukan secara desk
riptif menggunakan ?
qualitative
content analysis?.
Hasil penelitian dan kesimpulan:
Orang yang terdiagnos
a HIV/AIDS putus asa
saat pertama kali terdiagnosa HIV namun
saat ini lebih siap dalam menjalani
kehidupan sebagai orang yang menyandang
HIV/AIDS dibandingkan dengan ketika
pertama kali mengetahui terdiagnosa HIV/
AIDS, dihantui perasaan khawatir dan
was-was terhadap keadaan dirinya, selekt
if dalam mengungkapkan
keadaan sakitnya
kepada orang lain, jarang beraktivitas bersama-sama dengan masyarakat di
sekitarnya dan terhambat cita-citanya.
Saran
: Masyarakat pada umumnya agar me
mberikan dukungan sosial pada orang
dengan HIV/AIDS dengan tidak mengucilkan orang yang menderita AIDS.