Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rochmiyati, Nur Dwi
Kurniawati, Herlin Fitriana
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2018-01-02 05:57:45
Abstract :
Latar Belakang : Tahap remaja merupakan masa transisi antara anakanak
ke dewasa, dalam masa ini seringkali mengalami permasalahan kesehatan
reproduksi seperti seksualitas, HIV/AIDS dan NAPZA, sehingga diperlukan
pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja. PIK-KRR di sekolah di bentuk
dalam rangka untuk mengantisipasi permasalahan remaja seperti kehamilan yang
tidak di inginkan, aborsi yang tidak aman, penyakit menular seksual dan salah
satu akibat dari ketidaktahuan remaja tentang informasi kesehatan reproduksi.
Masalah yang dihadapi adalah PIK-KRR di sekolah masih kurang, banyak faktor
yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh remaja
tersebut antara lain karena akses terhadap pelayanan, kebutuhan remaja, sikap dan
pelayanan kesehatan reproduksi yang diberikan kurang diterima oleh remaja.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan akseptabilitas dengan
pemanfaatan PIK-KRR pada siswa kelas X di SMA N 2 Wates tahun 2014.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik
dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Jumlah populasi adalah 150 orang.
Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah
sampel yang ditentukan adalah 109 orang. Analisis data statistik menggunakan
Kendall-Tau.
Hasil Penelitian : Analisis Bivariat menunjukkan bahwa akseptabilitas
kategori baik sebanyak 46 (42,2%) dengan pemanfaatan PIK-KRR kategori baik
sebanyak 30 (65,2%) dan pemanfaatan PIK-KRR kategori kurang sebanyak 5
(10,9%). Akseptabilitas dengan kategori kurang 26 (23,9%) dengan pemanfaatan
PIK-KRR kategori baik 12 (46,2%) dan pemanfaatan PIK-KRR kategori kurang 9
(34,6%). Hasil analisis pengujian hipotesis dengan Uji kendall tau diperoleh nilai
signifikansi p-value sebesar 0,025 (p<0,05).
Kesimpulan : Ada hubungan antara akseptabilitas dengan pemanfaatan
PIK-KRR pada siswa kelas X di SMA N 2 Wates Kulon Progo tahun 2014.
Saran : Saran untuk sekolah agar dapat meningkatkan program PIK-KRR
agar lebih bermanfaat bagi siswa yaitu dengan mengadakan kegiatan seperti
penyuluhan, bedah film, yang diadakan rutin setiap bulan.