Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Mukhlisin, Mochammad
Warsiti, Warsiti
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-12-29 03:21:37
Abstract :
Latar belakang : Penyakit pada perkemihan merupakan salah satu penyakit dengan prevelensi serta tingkat mortalitas tertinggi dan menjadi penyakit bermasalah setelah HIV/AIDS, menurut SKRT 2001 insidensi penyakit ginjal kronik diperkirakan 100 kasus perjuta penduduk pertahunnya, dan angka ini meningkat sekitar 8% setiap tahunnya. Riwayat konsumsi suplemen menjadi salah satu faktor resiko kejadian gagal ginjal kronik.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan konsumsi minuman suplemen dengan kejadian gagal ginjal kronik di Unit Hemodalisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif non-eksperimen melalui pendekatan case control dengan jumlah 30 pasien, dengan analisa menggunakan sampel purposive sampling
Hasil Penelitian: Dari analisis data di dapatkan bahwa di dapatkan nilai signifikansi 0,634 dan > 0,05, ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi suplemen dengan kejadian gagal ginjal kronik.
Kesimpulan : Bahwa konsumsi suplemen tidak berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronik di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Saran : Kurangi konsumsi suplemen dan life style yang kurang baik untuk mencegah penyakit gagal ginjal kronik
Kata kunci :Penyakit Infeksi, Perkemihan-Factor Resiko, Minuman
Suplemen
Keperpustakaan : 37 referensi (2000-2011)
Jumlah halaman : xiii, 47 halaman