Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Payanti, Nening
Kurniawati, Tenti
Subject
BJ Ethics
Datestamp
2017-12-29 06:47:02
Abstract :
Latar Belakang : Tingkat perilaku seks pranikah remaja di Indonesia masih
memprihatinkan yang ditunjukkan dari beberapa kasus yang ada yaitu hamil di luar nikah karena diperkosa sebanyak 3,2 %, karena sama-sama mau sebanyak 12,9 % dan tidak terduga sebanyak 45 %. Seks bebas sendiri mencapai 22,6 %. Orang tua sangat diharapkan untuk memberikan pendidikan seks kepada anak-anaknya dan orang tua memiliki peranan yang amat penting dalam pembentukan sikap dan perilaku seks remaja.
Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian pendidikan seks oleh orang tua dengan perilaku seks pranikah remaja pada siswa kelas X di SMAN 1 SEDAYU.
Metode :Pengumpulan data dilakukan dua hari pada bulan Maret 2011,
menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling sejumlah 73 responden.
Hasil Penelitian :Uji analisa ini menggunakan uji korelasi Kendall Tau dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai ? sebesar -0,115 dengan sig. 0,325 sehingga Ho diterima. Pemberian pendidikan seks oleh orang tua 55 responden (75,3%) dan perilaku seks pranikah remaja 51 responden (69,9%).
Kesimpulan :Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian pendidikan seks oleh orang tua dengan perilaku seks pranikah remaja pada siswa kelas X di SMAN 1 SEDAYU.
Saran : bagi remaja diharapkan dapat memberikan informasi yang menjelaskan bahwa orang tua mempunyai peran dalam memberikan pendidikan seks kepada remaja. Sehingga mereka tidak perlu takut atau malu bertanya kepada orang tuanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan seksual.