Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Retnasari, Nita
Khusnal, Ery
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-02 02:02:14
Abstract :
Latar Belakang: Data Dinkes Provinsi DIY tahun 2010, menunjukkan bahwa
cakupan Deteksi Tumbuh Kembang Balita di Bantul masih minim dengan jumlah balita 57.785 terealisasi 21.820 (37,76 %).
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam deteksi dini gangguan perkembangan pada balita di Posyandu Pudak Sari Poncosari Srandakan Bantul tahun 2011.
Metode: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Instrumen penelitian adalah kuesioner self-test.
Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa faktor pengetahuan (98,83%), faktor sosial ekonomi (87,67%), dan faktor perilaku kader kesehatan (81,11%) berada pada kategori tinggi. Sementara itu faktor kebudayaan (62,04%) dan faktor ketersediaan sarana dan prasana (74,50%) berada pada kategori sedang.
Kesimpulan: Mayoritas ibu di Posyandu Pudak Sari Poncosari Srandakan Bantul (1) melaksanakan deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak berdasarkan faktor pengetahun bukan faktor kebudayaan, dan (2) faktor perilaku kader kesehatan serta faktor sosial ekonomi yang tinggi tidak didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana.
Saran: (1) Ketersediaan sarana dan prasarana di Posyandu Pudak Sari Poncosari Srandakan Bantul harus ditingkatkan. (2) Responden diharapkan mampu menggunakan kearifan budaya hanya untuk mengembangkan pola pengasuhan moral dan tingkah laku.
Kata kunci : Deteksi dini, gangguan perkembangan, balita, perilaku ibu
Kepustakaan : 22 buku (2000-2010), 2 artikel internet, 1 skripsi, 2 Jurnal
peer-reviewed
Jumlah halaman : xiii, 69 halaman, 2 bagan, 16 tabel, 14 lampira