Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Indarti, Rini
INDRIANI, INDRIANI
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2017-12-27 06:37:45
Abstract :
Remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Remaja menjadi
populasi terbesar di Indonesia yaitu sekitar 27,6 persen dengan berbagai
permasalahannya seperti kehamilan tidak diinginkan, aborsi, narkoba dan
HIV/AIDS. Pada studi pendahuluan di SMK Muhammadiyah II Moyudan
ditemukan 2 sampai 3 kasus kehamilan tidak diinginkan setiap tahunnya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh intervensi pendidikan kesehatan
reproduksi remaja dengan metode peer group melalui peran Student Advisor (SA).
Jenis penelitian ini adalahQuasi Eksperiment dengan purposive sampling di kelas
X SMK Muhammadiyah II Moyudan. Sampel dibagi atas kelompok kontrol dan
kelompok eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner. Kuesioner
diberikan saat pre test dan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa.
Penelitian ini termasuk penelitian non parametrik dengan skala data ordinal. Alat
uji yang dipergunakan adalah Wilcoxon Paired t Test dan Mann Whitney test.
Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kesehatan reproduksi remaja dengan
metode peer group melalui peran SA berpengaruh positif meningkatkan
pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Hal ini didukung nilai Z hitung sebesar
-3,418. Ditambah rerata kelompok eksperimen 36,00 dan kelompok kontrol 25,00,
menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mempunyai perubahan lebih tinggi
dibanding kelompok kontrol. Pendidikan kesehatan reproduksi remaja dengan
metode peer group melalui peran student advisor efektif untuk meningkatkan
pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja.