Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Dahliana, Nur
Widaryati, Widaryati
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-11-20 07:17:43
Abstract :
Latar Belakang : Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat memiliki tujuan agar
terselenggaranya pelayanan yang cepat, responsif dan mampu menyelamatkan
kehidupan pasien. Jenis kasus yang sering terjadi di IGD diantaranya trauma dan
non-trauma. Keterlambatan diagnosis dan penanganan yang tidak adekuat menjadi
penyebab dari meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas.Waktu tanggap
merupakan jarak waktu antara waktu kedatangan pasien dan waktu pertama kali
dilakukan tindakan medis.
Tujuan Penelitian : Mengetahui waktu tanggap perawat pada penanganan pasien
trauma dan non trauma di IGD RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian :Merupakan penelitian non eksperimen,sampel dalam penelitian
ini adalah perawat IGD RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebanyak 15
perawatyang melakukan penanganan pada pasien trauma dan non trauma. Instrumen
penelitian berupa lembar observasi. Analisa data menggunakan Chi-Square dan
Mann-whitney.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis kasus trauma memiliki waktu
tanggap kategori cepat sebanyak 16 (35,6%) dan non trauma 11 (24,4%). Hasil uji
statistik Chi Square didapatkan nilai signifikansi 0,038 (p < 0,05) dengan keeratan
hubungan variabel sebesar 0,295. Sedangkan untuk hasiluji statistik Mann Whitney
didapatkan nilai signifikansi 0,008.
Kesimpulan : Ada hubungan waktu tanggap perawat pada penanganan pasien
dengan jenis kasus trauma lebih cepat dibandingkan pasien non trauma di IGD RS
PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Serta terdapat perbedaan rata waktu tanggap pada
jenis kasus.