Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Khoiria, Ulfa Noor
Mufdlilah, Mufdlilah
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-18 05:12:47
Abstract :
Latar belakang: Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan
Yogyakarta, cakupan bayi yang diberikan ASI Eksklusif di DIY tahun 2012
sebesar 46,4%. Cakupan tersebut masih di bawah target yaitu sebesar 80%.
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di Puskesmas Kasihan II
Bantul pada tanggal 22 Februari 2014 dengan melihat data sekunder didapatkan
507 (56,71%) dari 894 bayi yang memperoleh ASI Eksklusif dari ibunya. Pada
ibu yang tidak memberikan ASI Ekslusif dikarenakan sikap suami yang kurang
perhatian terhadap ibu dan bayinya.
Tujuan: Untuk mengetahui adakah hubungan sikap suami dengan
keberhasilan ASI Eskklusif di Wilayah Puskesmas Kasihan II Bantul Tahun 2014.
Metode: Pendekatan cross sectional. Jumlah populasi responden di wilayah
Puskesmas Kasihan II Bantul yaitu 76 responden dengan sampel 45 responden .
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling. Analisis
data menggunakan Chi Square.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sikap suami dalam keberhasilan
ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Kasihan II Bantul tahun 2014 dalam
kategori mendukung, yaitu sebesar 40,0%. Pemberian ASI Ekslusif dalam
kategori berhasil, yaitu sebesar 57,8%.
Simpulan: Penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara sikap suami
dengan keberhasilan ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Kasihan II Bantul
Tahun 2014. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikan yaitu sebesar 0,014 atau
nilai p<0,05. Jadi semakin mendukung sikap suami terhadap ibu dalam pemberian
ASI maka semakin tinggi angka keberhasilan ASI Eksklusif.
Saran: Untuk suami diharapkan selalu memperhatikan dan memberikan
motivasi kepada istrinya untuk tetap diberikan ASI Eksklusif pada bayinya sampai
usia 6 bulan.