Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fikriana, Umi
Suharni, Suharni
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-27 06:02:12
Abstract :
Latarbelakang: Anemia adalah keadaan dimana kadar Hb dalam darah
hematokri tatau jumlah eritrosit lebih rendah dari normal yaitu kurang dari 11
gr%. Angka anemia ibu hamil di provinsi DIY padatahun 2011 sebesar 18,90%,
menurun dibandingkan tahun 2010 sebesar 20,95%, di Yogyakarta kejadian
anemia pada ibu hamil lmencapai 20,95%, sedangkan di kabupaten Bantul
25,77%.
Tujuan: Diketahuinya faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian
anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kasihan II Bantul tahun 2013.
Metode: Jenis Penelitian survey analitik, pendekatan waktu cross
sectional. Variabel bebas penelitian ini adalah paritas, umur ibu, status gizi, umur
kehamilan, pendidikan dan pekerjaan. Alat pengumpulan data dengan checklist.
Sampel berjumlah 55 orang. Analisis data menggunakan Chi Square.
Hasil dan Kesimpulan :Ada hubungan paritas dengan kejadian anemia
(p: 0,014), ada hubungan umur kehamilan dengan kejadian anemia p: 0,037, ada
hubungan status gizi dengan kejadian anemia (P: 0,027) .
Saran: Bagi ibu hamil diharapkan selalu memeriksakan kehamilannya
minimal 4 kali dan memeriksakan Hb. Bagi tenaga kesehatan melaksanakan
deteksi dini resiko tinggi pada ibu hamil sedini mungkin.