Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nuryanti, Wiwin Dwi
Rokhanawati, Dewi
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-30 02:45:38
Abstract :
Latar Belakang : Cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2013 di wilayah kerja
Puskesmas Bantul II yaitu 41,66% terdiri dari Desa Sabdodadi 39,53%, Desa Bantul
42,15% dan Desa Ringinharjo cakupan ASI sebanyak 42,37%. Hal ini dikarenakan masih
kurangnya pengetahuan ibu tentang penyimpanan ASI Ekslusif.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan tentang
penyimpanan ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Wilayah
Puskesmas Bantul II, Bantul tahun 2014.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan
pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua Ibu menyusui
yang bekerja dan mempunyai bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Puskesmas Bantul II
berjumlah 31 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh.Ujian alisis
dalam penelitian ini menggunakan uji statistic chi square.
Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan Ibu bekerja tentang penyimpanan ASI
eksklusif di Wilayah Puskesmas Bantul II sebagian besar tingkat pengetahuannya tinggi
yaitu 20 orang (64,5%). Pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja sebanyak 16 orang
(51,6%) dan yang tidak diberi ASI eksklusif sebanyak 15 orang (48,4%). Hasil uji chi
square didapatkan P value sebesar 0,000
Simpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang penyimpanan ASI
dengan pemberian ASI eksklusif pada Ibu bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Bantul II,
Bantul, Yogyakarta.
Saran :Bagi bidan dan petugas gizi dalam memberikan penyuluhan ASI
eksklusif diharapkan lebih menekankan cara memerah ASI dikarenakan hasil penelitian
menunjukkan pengetahuan responden tentang cara memerah ASI masih rendah.
Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, ASI eksklusif, ibu bekerja
Sumber : 30 buku (2000-2013), 5 journal, 5 skripsi, 3 Thesis, 4 internet
Jumlah Halaman : xii, 80 halaman, 3 daftar pustaka, 13 lampiran