Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Oktofusi, Savira Niki
Asnindari, Lutfi Nurdian
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-29 06:13:29
Abstract :
Angka Kematian Bayi (AKB) dapat digunakan sebagai parameter keberhasilan
pelayanan. Berdasarkan kesepakatan global MDGs, 2000 diharapkan AKB menurun dari 68
menjadi 23/1.000 KH pada tahun 2015. AKB di Indonesia sebesar 34 per 1000 kelahiran hidup.
AKB di DIY tahun 2011 sebesar 311 kasus lebih tinggi dibanding tahun 2010 sebesar 118 kasus.
AKB tertinggi adalah Kabupaten Bantul yaitu 8,5 per 1000 kelahiran. Salah satu penyebab
tingginya AKI di Bantul adalah BBLR dengan jumlah tertinggi di Puskesmas Banguntapan
(6,14%). Banyak faktor penyebab BBLR, diantaranya adalah usia ibu, tingkat pendidikan, dan
umur kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
Bayi Berat Lahir Rendah di Puskesmas Banguntapan I Bantul Yogyakarta Tahun 2012.
Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Faktorfaktor
yang diduga mempengaruhi BBLR adalah usia ibu, umur kehamilan, paritas, dan jarak
kehamilan. Sampel seluruh ibu dan bayi yang lahir di Puskesmas Banguntapan tahun 2012
sebanyak 40 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji
chi square.
Hasil uji chi square antara usia dengan BBLR diketahui X2-hitung > X2-tabel (6,002 >
5,991) dan p-value 0,028 (< 0,05), antara umur kehamilan dengan BBLR diketahui X2-hitung >
X -tabel (13,228 > 5,991) dan p-value 0,001 (< 0,05), antara paritas dengan BBLR diketahui X2-
hitung < X2-tabel (4,939 < 5,991) dan p-value 0,294 (> 0,05), dan antara jarak kehamilan dengan
BBLR X2-hitung < X2-tabel (0,298 < 5,991) dan p-value 0,862 (> 0,05). Berdasarkan hasil uji
chi square tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi BBLR di
Puskesmas Banguntapan tahun 2012 adalah faktor usia dan umur kehamilan, oleh karena itu
disarankan kepada ibu agar menghindari kehamilan pada usia <20 dan >35 tahun dan lebih
teratur dalam melakukan antenatal care.