Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sari, Indah Septiana
Warsiti, Warsiti
Subject
RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Datestamp
2017-12-30 07:11:22
Abstract :
Kanker serviks merupakan kanker yang menduduki peringkat kedua
tersering yaitu hampir 80% yang diderita wanita di dunia dan menjadi penyebab
kematian pada ibu. Sebagian besar mereka berobat sudah dalam stadium lanjut.
Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran dalam melakukan deteksi dini kanker
serviks. Sedangkan cakupan screening deteksi dini kanker serviks di Indonesia
melalui Pap Smear atau IVA masih sangat rendah hanya sekitar 5%, padahal
cakupan screening yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka
kematian karena kanker serviks adalah 85%.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi tentang
kanker serviks dengan sikap melakukan deteksi dini inspeksi asam asetat (IVA)
pada ibu di dusun Ringinsari Bokoharjo Prambanan kabupaten Sleman.
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan pendekatan waktu
cross sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan proportionate
stratified random sampling sebanyak 82 responden dan analisa data
menunggunakan Kendall Tau. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi kanker
serviks cukup sebanyak 62 responden (75,6%) dan sikap melakukan deteksi dini
IVA cukup sebanyak 43 responden (52,4%).
Hasil uji analisa Kendall Tau diperoleh nilai t sebesar 0,350 dengan
signifikansi p=0,001 (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan
antara persepsi kanker serviks dengan sikap deteksi dini IVA.
Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian lebih
lanjut dengan menggali informasi dari responden melalui wawancara sehingga
dapat menggali lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan
sikap melakukan deteksi dini IVA.