Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Mustika, Irma Febri
Suharni, Suharni
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2017-12-29 03:35:32
Abstract :
Penyebab tertinggi kematian perinatal adalah asfiksia. Asfiksia adalah
keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat segera bernafas secara spontan dan
teratur.Asfiksia dapat menimbulkan dampak defisit kognitif motorik, menurunkan
kualitas hidup bahkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya
faktor ibu yang berhubungan dengan bayi baru lahir di RSUD Wates Tahun 2012.
Faktor ibu yang diteliti antara lain Umur Ibu, Paritas Ibu, Status Gizi Ibu dan
Komplikasi Persalinan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dan menggunakan
pendekatan waktu Study Retrospektif. Populasi penelitian ini berjumlah 202 kasus.
Sampel penelitian berjumlah 96 kasus dengan metode pengambilan data
consecutivesampling. Dengan analisa statistik menggunakan Chi square untuk
variabel Komplikasi Persalinan dan kendall tauuntuk variabel Umur, Paritas, dan
Status Gizi Ibu..
Hasil uji analisa data dengan Kendal tau untuk variabel Umur ibu
diperoleh taraf signifikansi (p)= 0,571; variabel Paritas diperoleh taraf signifikasi
(p)= 0,084 dan variabel status gizi ibu (p)= 0,372. Untuk variabel komplikasi
persalinan menggunakan uji analisa data chi square diperoleh taraf signifikasi
(p)= 0,027. Kesimpulan menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur,
paritas, status gizi ibu dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD
Wates tahun 2012. Dan ada hubungan antara komplikasi persalinan ibu dengan
kejadianasfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Wates tahun 2012. Saran bagi
bidan, perawat yang bertugas di ruang bersalin dan NICU RSUD Wates sebaiknya
lebih waspada akan risiko asfiksia pada bayi apabila dalam pengkajian
menemukan ibu yang memiliki faktor yang berisiko mengalami asfiksia.