Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Pertiwi, Wahyu
Ruhyana, Ruhyana
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-11 03:37:03
Abstract :
Depresi merupakan gangguan mental yang sering terjadi di tengah
masyarakat termasuk pada ibu yang mengalami abortus. Berawal dari stress yang
tidak bisa diatasi maka seseorang bisa jatuh pada fase depresi. Tujuan penelitian
ini untuk menganalisis hubungan faktor-faktor yang dimungkinkan dapat
menyebabkan depresi antara lain jenis abortus, karakteristik ibu, dan riwayat
abortus terhadap kejadian depresi pada ibu yang mengalami abortus di RSKIA
Sadewa Sleman Yogyakarta tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif korelasional dengan pendekatan waktu secara cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mengalami abortus dan dirawat di
RSKIA Sadewa Sleman Yogyakarta. Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square
didapatkan nilai Asymp.Sig (2-sided) pada variabel jenis abortus dengan nilai p =
0,000 < 0,05, pada variabel riwayat abortus nilai Asymp.Sig (2-sided) p = 0,008 <
0,05 yang berarti terdapat hubungan antara jenis abortus dan riwayat abortus
dengan kejadian depresi. Sedangkan pada uji Kendall Tau pada variabel umur
didapatkan nilai Asymp.Sig (2-tailed) dengan nilai p = 0,041 < 0,05 yang berarti
terdapat hubungan antara umur dengan kejadian depresi, pada variabel pendidikan
nilai Asymp.Sig (2-tailed) p = 0,252 > 0,05, dan pada variabel sosial ekonomi
Asymp.Sig (2-tailed) p = 0,390 < 0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan antara
pendidikan dan sosial ekonomi dengan kejadian depresi.