DETAIL DOCUMENT
Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Periode 2010-2012
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Lismiati, Lia
Mufdlilah, Mufdlilah
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2017-12-30 06:54:20 
Abstract :
Latar Belakang : Secara global 27 % dari kematian neonatal dikaitkan dengan asfiksia saat lahir. Asfiksia neunatorum adalah keadaan dimana batyi tidak dapat segera bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir, kejadian ini disebabkan oleh faktor penyulit yang timbul saat persalinan diantaranya ketuban pecah dini (KPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia dan untuk mengetahui besar resiko asfiksia pada riwayat persalinan ketuban pecah dini. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan case control studi (retrospektif). Populasi Penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir dengan afeksia sebagai kasus dan random sampling untuk kelompok kontrol, dengan total sampel sebanyak 3237 bayi dalam periode 1 Januari 2010 sampai dengan 31 Desember 2012. Cara pengambilan sampel menggunakan purpose Sampling untuk kelompok kasus dan random sampling untuk kelompok kontrol, dengan total sampel 58. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada neonatorum di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Periode 2010-2012 dan besar resiko asfiksia 4 kali lebih besar pada persalinan KPD daripada tanpa KPD. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta