Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sasmito, Pambudi
Wantonoro, Wantonoro
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2017-11-21 02:10:38
Abstract :
Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronik tidak bisa disembuhkan sehingga
kualitas hidup pasien menurun yang berdampak komplikasi berkepanjangan dan
kebutuhan dasarnya kurang terpenuhi. Salah satu kebutuhan yang paling kurang
terpenuhi adalah kebutuhan seksual sehingga pemenuhan kebutuhan seksual pada
pasien gagal ginjal kronik dapat meningkatkan kualitas hidup hemodialisis.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan pemenuhan kebutuhan seksual dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RS PKU Muhammadiyah Unit II
Yogyakarta tahun 2015.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis non eksperimen dengan
kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional (point time approach).
Jumlah sampel 53 responden. Metode pengumpulan sampel non-probability dengan
teknik quota sampling. Teknik analisa uji statistik parametrik dengan teknik uji
korelasi Pearson Product Moment.
Hasil Penelitian: Hasil analisis pengujian hipotesis uji korelasi Pearson Product
Moment di dapatkan hasil signifikansi p-value laki-laki 0,000 dan perempuan 0,002
(p<0,05).
Kesimpulan: Pemenuhan kebutuhan seksual pasien gagal ginjal kronik di RS PKU
Muhammadiyah Unit II Yogyakarta untuk laki-laki sebagian besar berada dalam
kategori cukup terpenuhi yaitu sebanyak 19 (63,3%) dari 30 responden. Sedangkan
untuk perempuan sebagian besar dalam kategori cukup terpenuhi yaitu sebanyak 13
(56,5%) dari 23 responden.
Saran: Sehingga diharapkan pasien gagal ginjal kronik mengetahui pentingnya
pemenuhan kebutuhan seksual memiliki peran yang sangat penting terhadap kualitas
hidup pasien gagal ginjal kronik dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup
pasien lebih baik