Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Wulandari, Reni Dwi
Khusnal, Ery
Subject
L Education (General)
Datestamp
2017-11-21 02:19:45
Abstract :
Latar Belakang : Perkembangan motorik halus dan perkembangan bahasa pada anak
prasekolah sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam
mengeksplore lingkungan sehingga diperlukan stimulasi pada masa periode keemasan
anak (1-5 tahun) untuk mendukung proses tumbuh kembang anak. Permainan adalah
aktivitas dari anak yang berfungsi untuk membantu perkembangan sensorik, motorik
dan kognitif anak.
Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh permainan cerita bergambar terhadap
perkembangan bahasa dan motorik halus. Permainan cerita bergambar merupakan
kegiatan yang dapat diberikan kepada anak untuk stimulasi perkembangan bahasa dan
motorik halus.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah Quasi experiment dengan rancangan
Nonequivalent control group pretest ? postest design. Pengumpulan data
menggunakan lembar observasi dengan populasi 42 anak. pengambilan sampel
menggunakan tehnik sampling random yaitu 36 anak. Uji normalitas menggunakan
Shapiro wilk. Analisa data menggunakan Mann Whiney U test.
Hasil : Hasil uji Mann Whiney U Test pada perkembangan bahasa dengan nilai
signifikan 0,01 (P<0,05), dan perkembangan motorik halus dengan nilai 0,061
(p>0,05) dapat disimpulkan permainan cerita bergambar berpengaruh terhadap
perkembangan bahasa dan tidak berpengaruh pada perkembangan motorik halus anak
prasekolah.
Kesimpulan : permainan cerita bergambar berpengaruh terhadap perkembangan
bahasa namun tidak berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak
prasekolah di TK Pertiwi55 Kasihan, Bantul
Saran : saran bagi orang tua yaitu orang tua dapat menerapkan metode stimulasi
yang tepat dan efektif dalam mengoptimalkan perkembangan anak, khususnya
perkembangan bahasa dan motorik halus dan saran untuk guru TK Pertiwi 55 harus
menggunakan metode permainan yang edukatif bagi anak.
Kata kunci : Permainan Cerita bergambar,perkemban