Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ningsih, Nining Fatria
Suesti, Suesti
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2017-12-30 01:50:14
Abstract :
Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang
mempunyai efektifitas tinggi. Kontrasepsi hormonal dengan menggunakan suntik
yang paling sering digunakan adalah DMPA. Risiko terjadinya tekanan darah
tinggi akan meningkat dengan bertambahnya umur, lama pemakaian kontrasepsi,
dan bertambahnya berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA (Depo Medroksi
Progesteron Asetat) dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Mergangsan
Yogyakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan
pendekatan waktu Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor
kontrasepsi suntik DMPA yang melakukan kunjungan ulang dari Desember 2011
? Februari 2012 di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta. Metode pengambilan
sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 91 responden. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau (?).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor KB suntik
DMPA di Puskesmas Mergangsan memakai KB suntik DMPA dengan kategori
lama atau >2 tahun 57 akseptor (62,6%), dan sebagian besar akseptor mengalami
perubahan tekanan darah dengan kategori naik 57 akseptor (62,6%). Hasil uji
korelasi Kendall Tau diperoleh nilai p value 0,01 dengan ? hitung sebesar -0,441.
Oleh karena p value 0,01 < ? (0,05), maka ada hubungan yang signifikan antara
lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA (Depo Medroksi Progesteron Asetat)
dengan perubahan tekanan darah di Puskesmas Mergangsan. Saran bagi bidan
memberikan KIE kepada akseptor sehingga akseptor KB benar-benar memahami
kelebihan maupun kekurangan berbagai jenis kontrasepsi serta memberikan
informasi tentang waktu pemakaian jenis KB