Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rusidah, Nur Aini
Hidayat, Asri
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2018-01-02 06:16:52
Abstract :
Latar Belakang: Data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2004
menyatakan bahwa prevalensi anemia defisiensi pada balita 40,5%, ibu hamil
50,5%, ibu nifas 45,1%, remaja putri usia 10-18 tahun 57,1% dan usia 19-45
tahun 39,5%. Dari semua kelompok umur tersebut, wanita mempunyai resiko
paling tinggi untuk menderita anemia terutama remaja putri. Departemen
Kesehatan mencatat (2007), bahwa kaum remaja penderita anemia mencapai
45,8% untuk remaja laki-laki usia 10-14 tahun dan 57,1% remaja perempuan atau
sejumlah 5-6 juta orang menderita anemia. Anemia pada anak perempuan perlu
penanggulangan, karena dikhawatirkan akan meningkatkan risiko perdarahan
pada saat persalinan yang dapat menimbulkan kematian ibu.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku
pencegahan anemia pada remaja putri kelas X di SMA Islam 1 Gamping
Yogyakarta
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik
dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswi kelas X di SMA Islam 1 Gamping Yogyakarta dengan jumlah 46
siswi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan total sampling.
Analisis yang digunakan untuk mengetahui kekuatan hubungan antara dua
variabel adalah uji hipotesis kendal tau dengan tingkat kepercayaan 95 %.
Hasil: Dari hasil uji analisis Kendal tau diperoleh diperoleh nilai z hitung
sebesar4.950 dengan sig sebesar 0,000. Dengan taraf signifikansi adalah 5%
(0,05) diperoleh z table 1,96, karena nilai z hitung > z tabel dan nilai p < 0,05
maka ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan
dengan perilaku pencegahan anemia kelas X SMA Islam 1 Gamping.
Kesimpulan:Terdapat hubungan antara hubungan tingkat pengetahuan dengan
perilaku pencegahan anemia kelas X di SMA Islam 1 Gamping.