Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Agustian, Rikha Dewi
Syaifudin, Syaifudin
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-11-21 02:42:39
Abstract :
Latar belakang: Kinerja tenaga keperawatan sangat dipengaruhi oleh beban kerja dan
sistem kerja yang berat. Kondisi sistem kerja dan beban kerja tenaga keperawatan yang
berat sehingga menyebabkan tenaga keperawatan menjadi rentan stres dan menjadikan
tenaga keperawatan menjadi rentan konflik. Konflik intrapersonal sebagai konflik yang
terjadi pada seseorang pada situasi dimana perawat harus membuat pilihan di antara dua
alternatif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik
intrapersonal dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta Unit II tahun 2015.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan
cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah 61 perawat yang bertugas di
Ruang Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. Sampel diambil
dengan total sampling. Teknik analisis menggunakan Kendall Tau.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan sebanyak 83,6% perawat di Ruang Rawat Inap RS
PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II tahun 2015 memiliki konflik intrapersonal
kerja yang tinggi. Sebanyak 52,5% perawat di Ruang Rawat Inap RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta Unit II tahun 2015 memiliki kinerja yang baik, dengan nilai
( )
Simpulan: Ada hubungan negatif yang signifikan antara konflik intrapersonal dengan
kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II
tahun 2015.
Saran: Hasil penelitian ini disarankan kepada perawat di Ruang Rawat Inap RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta Unit II dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dan
bahan masukan untuk mengendalikan konflik intrapersonal guna meningkatkan kinerja
perawat.