Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fajarini, Nurbita
Rokhanawati, Dewi
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-27 05:41:26
Abstract :
Kekerasan dalam pacaran merupakan kekerasan kedua terbanyak yang
masuk ke Rifka Annisa setelah KDRT, tetapi ironisnya masih banyak orang yang
tidak mengetahui bahkan korban KDP tetap mempertahankan hubungan dengan
pelaku KDP. Hasil studi pendahuluan di STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta dari 25
mahasiswa kebidanan yang mempunyai pacar, 12 mahasiswa (48%) mengaku
pernah mendapatkan kekerasan dari pacar mereka. Kekerasan yang dialami antara
lain kekerasan fisik 2 mahasiswa (16,67%), psikis 6 mahasiswa (50%), lebih dari
satu jenis kekerasan 4 mahasiswa (33,33%). Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui gambaran kekerasan dalam pacaran di STIKES ‘Aisyiyah
Yogyakarta tahun 2011.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data
adalah wawancara mendalam (indepth interview), tehnik sampling yang
digunakan purposive sampling, partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa
Kebidanan STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta yang mengalami kekerasan dalam
pacaran selama tahun 2011berjumlah 4 orang dan seorang informan yaitu pelaku
KDP (pacar korban). Pengumpulan data dilakukan bulan Maret 2012.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 3 partisipan (75 %) mengalami
lebih dari satu jenis kekerasan, yaitu kekerasan fisik dan psikis, tetapi mereka
cenderung untuk tetap mempertahankan hubungan pacaran dengan pelaku karena
usia pacaran yang sudah lebih dari 1 tahun. Bagi STIKES ‘Aisyiyah diharapkan
dapat menyediakan sarana dan prasarana seperti seorang psikolog sehingga
mahasiswa korban KDP lebih terbuka untuk mengakses PIKKRRKS dan
mendapatkan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, dan
kekerasan yang dialami tidak terulang