Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ariani, Erna
INDRIANI, INDRIANI
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Datestamp
2017-12-26 07:40:40
Abstract :
Latar Belakang : Target untuk mencapai sasaran fertilitas sebesar 2,2 yang
tertuang dalam RPJMN 2004-2009,diperlukan peningkatan kesertaan ber-KB
sekitar 67 %.Selanjutnya kesertaan ber-KB perlu ditingkatkan menjadi sekitar
71% pada tahun 2015 untuk mencapai tingkat kelahiran sebesar 2,1
dengandemikian salah satu sasaran MDG?s yaitu untuk memberantas kemiskinan
melalui Program Kependudukan dan KB Nasional.Program KB Nasional
dilakukan salah satu diantaranya dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka
panjang (BKKBN Yogyakarta, 2011).Berdasarkan studi pendahuluan tahun 2012
untuk pencapaian kontrasepsi MKJP khususnya IUD Puskesmas Pleret masih
rendah dibandingkan Puskesmas lain di Kabupaten Bantul. Pencapaian KB
MKJP (IUD) di Puskesmas Pleret yaitu 5,8 % dibandingkan penggunaan KB Non
MKJP (Suntik,Pil) yaitu 51,26 % dan Pil (12,9) sehingga target KB MKJP perlu
di tingkatkan.
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat
kontrasepsi di Puskesmas Pleret Bantul tahun 2012.
Metode : Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross
sectional.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan
total sampel 56 orang .Subyek dalam penelitian ini adalah ibu akseptor KB aktif
yang tinggal di Kecamatan Pleret Bantul.
Hasil : Hasil perhitungan statistik dengan regresi diperoleh usia (p-value 0,034 <
0,05),paritas (p-value 0,028 < 0,05 ),pendidikan (p-value 0,044 <
0,05),pengetahuan (p-value 0,044 < 0,05),dukungan suami (p-value 0,029 < 0,05),
budaya (p-value 0,102 > 0,05), keyakinan (p-value 0,902 > 0,05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas,
pengetahuan ,dukungan suami, pendidikan dengan pemilihan jenis alat
kontrasepsi pada akseptor KB di Puskesmas Pleret Bantul. Faktor budaya dan
keyakinan tidak memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan pemilihan jenis
alat kontrasepsi pada akseptor KB di Puskesmas Pleret Kabupaten Bantul.