Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Prehatin, Prehatin
Ismarwati, Ismarwati
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-29 07:35:37
Abstract :
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor resiko terjadinya
kematian ibu melahirkan. Angka anemia ibu hamil di Provinsi DIY sebesar
20,95%.(Dinkes DIY,2011). Berdasarkan kondisi pada kabupaten/kota, angka
anemia bumil tertinggi yaitu Kabupaten Kulonprogo 27,58% dan ke dua Bantul
(25.77%). Prevalensi ibu hamil anemia di Provinsi DIY ini masih berada di atas
nilai ambang batas (20%) masalah gizi sebagai masalah kesehatan
masyarakat.(Dinkes DIY, 2011).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara
keteraturan mengkonsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil
di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Metode yang di gunakan adalah korelasi, untuk mengetahui hubungan
antara keteraturan mengkonsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia. Metode
pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional yaitu dengan sampel
ibu hamil trimester III dan ber jumlah 40 responden dan alat ukur dalam
penelitian ini adalah menggunakan kuisioner.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu hamil yang teratur mengkonsumsi
tablet zat besi sebanyak 22 orang (55%). Sedangkan yang tidak mengalami
kejadian anemia yaitu sebanyak 23 orang (57,5). Analisa dengan chi-square
menunjukan ada hubungan yang signifikan antara keteraturan mengkonsumsi
tablet zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Nilai koefisien kontingensi
sebesar 0,322.
Kesimpulan menunjukan ada hubungan keeratan antara keteraturan
mengkonsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia adalah rendah. Saran bagi
ibu hamil hendaknya minum tablet zat besi dengan teratur dan tepat waktu seperti
yang disarankan oleh Bidan atau tenaga kesehatan.