Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Widayanti, Sri
Nurhidayati, Evi
Subject
BF Psychology
Datestamp
2018-01-02 07:26:04
Abstract :
Bayi 0-6 bulan sangat diutamakan diberikan ASI secara eksklusif.
UNICEF melakukan survey terhadap 1.677 bayi di Indonesia, mengungkap bahwa
bayi yang tidak diberi ASI Eksklusif tercatat berisiko 3 kali lebih besar terkena
serangan ISPA. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya pengalaman ibu
dalam pemberian pemberian ASI Eksklusif.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian
yaitu ibu yang memiliki bayi berusia 7-12 bulan dan berhasil menyusui secara
eksklusif yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kepil Wonosobo tahun 2012.
Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling yang berjumlah 4 orang.
Alat pengumpulan data yaitu buku register, pedoman wawancara, dan HP untuk
merekam. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara. Teknik validasi
data menggunakan teknik triangulasi.
Hasil penelitian didapatkan ASI Eksklusif yaitu pemberian ASI saja tanpa
makanan lain sampai 6 bulan. Faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian
ASI Eksklusif yaitu aspek ekonomi, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan,
aspek kemudahan, keterpaparan media informasi, pengetahuan, pengalaman
penyusuan. Hambatan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif yaitu sosial budaya,
pekerjaan ibu, keadaan psikologi, keadaan payudara. Usaha ibu dalam
memberikan ASI Eksklusif terkait hambatan yang dialami yaitu penjelasan kepada
keluarga, diskusi kepada suami, menyimpan ASI dirumah, mencari literature,
bertanya kepada tenaga kesehatan. Manfaat ASI Eksklusif bagi bayi yang
dirasakan oleh ibu yaitu bayi lebih sehat, berat badan normal, aktif, tercipta ikatan
batin bayi dan ibu. Sehingga partisipan diharapkan dapat berbagi informasi
mengenai ASI Eksklusif dengan para ibu yang lain sehingga mampu
meningkatkan minat para ibu untuk menyusui bayinya secara Eksklusif.