Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kurnianingsih, Tatik
Isnaeni, Yuli
Subject
RT Nursing
Datestamp
2017-11-21 03:14:13
Abstract :
Latar Belakang: Penderita penyakit kronis seperti tuberkulosis paru sangat perlu
mendapatkan dukungan sosial, karena Peran keluarga saat ini masih kurang sehingga angka
kesembuhan pada penderita TB Paru belum optimal, sehingga akan sangat berarti bagi
penderita, dengan pemberian semangat dari orang-orang yang berada di sekitar penderita
secara tidak langsung memberikan dukungan psikologis yang pada akhirnya akan
meningkatkan daya tahan tubuh sehingga meningkatkan status kesehatan.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya peran keluarga dengan tingkat
kesembuhan di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru Unit Minggiran Yogyakarta.
Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian jenis non experiment corelational
menggunakan metode dengan pendekatan waktu cros sectional. Instrumen penelitian ini
menggunakan kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 responden
dengan menggunakan tehnik total sampling didapatkan 40 responden. Analisa data
menggunakan Kendall Tau.
Hasil Penelitian: Hasil peran keluarga pada penderita TB Paru di Balai Pengobatan Penyakit
Paru-Paru Unit Minggiran Yogyakarta sebagian besar mempunyai kategori baik yaitu 37
orang (92,5%) dan Tingkat kesembuhan pada penderita TB Paru di Balai Pengobatan
Penyakit Paru-Paru Unit Minggiran Yogyakarta, sebagian besar dalam kategori cepat yaitu 36
orang (82,5%). Hasil uji Kendall Tau dengan nilai sebesar 0,412 dengan taraf signifikasi
(p) sebesar 0,010.
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan tingkat kesembuhan
pada penderita TB Paru di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru Unit Minggiran Yogyakarta.
Saran: Agar menambah informasi tentang pentingnya peran keluarga pada penderita TB Paru
yang secara tidak langsung mempengaruhi self esteem penderita sehingga mempengaruhi
keberhasilan minum obat.