Abstract :
Latar belakang: Hasil konferensi internasional tentang kependudukan dan
pembangunan atau International Conference on Population and Development
(ICPD) di Kairo tahun 1994, dikatakan bahwa kesehatan reproduksi remaja perlu
mendapatkan perhatian khusus secara global. Hal ini karena pada masa remaja
muncul berbagai masalah kesehatan reproduksi akibat pengetahuan yang
diperoleh remaja tentang kesehatan reproduksi masih minim.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi oleh
kelompok sebaya terhadap pengetahuan seks pranikah pada remaja rw 12 desa
Gentan kabupaten Sukoharjo Surakarta tahun 2012.
Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah praeksperimen dengan rancangan One Group Pre test Post test Design
untuk mengetahui peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja setelah
diberi pendidikan kesehatan reproduksi oleh kelompok sebaya. Populasi adalah
semua remaja yang ada di RW 12 desa Gentan kabupaten Sukoharjo Surakarta,
total sampel sebanyak 45 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner.
Uji statistik menggunakan uji t test.
Hasil: Nilai perbedaan rata-rata (Mean) yang didapatkan antara posttest dan
pretest adalah 6.97778 sehingga mendapatkan nilai Sig.(2-tailed) 0.000, bearti
terdapat perbedaan yang bermakna. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan
kesehatan reproduksi oleh kelompok sebaya berpengaruh terhadap pengetahuan
seks pranikah remaja RW 12 desa Gentan kecamatan Bendosari kabupaten
sukoharjo Surakarta.
Kesimpulan: Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa
penyampaian pendidikan kesehatan reproduksi oleh peer group dapat
meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di RW 12 desa Gentan
kecamatan Bendosari kabupaten sukoharjo Surakarta. Dari hasil penelitian tersebut
disarankan perlu diberdayakan peer group untuk dilatih menjadi peer educator dalam
menyampaikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja.