Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Zuliyanti, Isti Chana
Nawangsih, Umu Hani Edi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2018-01-02 08:32:18
Abstract :
Penjahitan luka perinium adalah tindakan menghubungkan jaringan yang
terputus, terpotong pada bagian perinium dan mencegah perdarahan dengan
mengikat pembuluh darah dengan menggunakan benang. Hal yang perlu
dilakukan adalah pengawasan terhadap penyembuhan luka jahitan perinium
dengan tidak membedakan jenis jahitan. Penelitian ini dilakukan di BPS Umu
Hani yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama penyembuhan luka
perinium antara penjahitan jelujur dan terputus.
Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan
pendekatan waktu longitudinal (pendekatan bujur). Populasi dalam penelitian ini
adalah ibu nifas di BPS Umu Hani yang telah sesuai dengan kriteria yang
berjumlah 24 responden. Subyek pada penelitian ini adalah seluruh anggota
populasi yaitu 24 responden. Alat pengumpul data adalah cek list. Analisa data
menggunakan t test independent.
Hasil uji statistik t test independent menunjukkan nilai t adalah -3,415
dengan probabilitas 0,003 sehingga menunjukkan bahwa ada perbedaan lama
penyembuhan luka perinium antara penjahitan jelujur dan terputus pada ibu nifas
di BPS Umu Hani tahun 2012. Perbedaan bersifat negatif yang berarti
berkebalikan yaitu jika teknik penjahitan jelujur banyak dilakukan maka
penjahitan secara terputus akan menurun dan lama penyembuhan luka perinium
akan lebih cepat. Bagi bidan melakukan penjahitan sesuai dengan SOP (Standard
Operating Procedure) yaitu teknik penjahitan jelujur dan meningkatkan
keterampilan dalam melakukan penjahitan luka perinium.