Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Marhamah, Siti
Subiyatun, Sri
Subject
AC Collections. Series. Collected works
Datestamp
2017-12-29 01:51:58
Abstract :
Dilaksanakannya belajar mandiri memberikan keuntungan kepada
mahasiswa diantaranya belajar lebih keras, lebih banyak dan lebih mampu untuk
mengingat hal-hal yang dipelajarinya dibandingkan dengan yang tidak melakukan
kegiatan belajar mandiri (Musdalifah, 2007). Berdasarkan studi pendahuluan yang
telah dilakukan di STIKES Ahmad Yani Yogyakarta, diperoleh data jumlah
mahasiswa D III Kebidanan Semester I TA 2010/2011 sebanyak 226 mahasiswa.
Dari jumlah tersebut, yang melakukan praktikum mandiri selama bulan November
2010 sampai 17 Januari 2011 hanya 36,7%. Dari data pencapaian nilai ujian skill
lab Konsep Dasar Praktek Klinik (KDPK) didapatkan bahwa mahasiswa yang
mendapatkan nilai dengan kategori sangat baik sebanyak 1,76%, baik 34,07%,
cukup 60,61%, dan kurang sebanyak 4, 50%. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan frekuensi skill lab mandiri dengan nilai ujian KDPK pada
mahasiswa D III Kebidanan Semester I di STIKES Ahmad Yani Yogyakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan
pendekatan waktu cross sectional. Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini
menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 258 orang.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa mahasiswa yang
memiliki nilai yang sangat baik 4,7%, baik 29,1%, cukup 43,8%, kurang 22,5%.
Hasil analisa penelitian dengan Kendal Tau didapatkan hasil bahwa nilai taraf
signifikansi (p) lebih kecil dari taraf kesalahan (0,000 < 0,05), dapat simpulkan
bahwa nilai ujian skill lab KDPK mahasiswa DIII kebidanan semester I TA
2010/2011 mendapat nilai cukup yaitu sebanyak 113 responden (43,8%).
Sehingga ada hubungan antara frekuensi skill lab mandiri dengan nilai ujian.
Saran bagi mahasiswa agar lebih aktif dan memiliki motivasi belajar dari diri
sendiri untuk melakukan skill lab mandiri.