Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ariesti, Sinta Dwi
Rokhanawati, Dewi
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2017-12-27 01:31:55
Abstract :
Kanker serviks merupakan masalah utama kesehatan perempuan di
dunia dimana angka kejadian dan kematiannya menempati urutan kedua
terbanyak setelah kanker payudara, Indonesia merupakan negara dengan
penderita kanker serviks tertinggi di dunia, berdasarkan data dari Badan
Registrasi Kanker Ikatan dokter Ahli Patologi Indonesia (IAPI) tahun 1998 di
13 rumah sakit di Indonesia, kanker serviks menduduki peringkat pertama dari
seluruh kasus kanker yaitu sebesar 17,2%. Di Rumah Sakit Dr. Sardjit, terjadi
peningkatan kasus kanker serviks, pada tahun 1990-an hanya terdapat 150
kasus baru per tahun. Saat ini, sudah mencapai 250 kasus baru per tahun, dan
sebanyak 70 sampai 80 persen penderita datang ke RS pada stadium lanjut
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan pendekatan waktu
cross sectional, metode pengambilan data dengan menggunakan proportionate
stratified random sampling pada 92 responden, dan nalisa data menggunakan
Kendal Tau. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi kanker serviks pada ibu
di RW 03 Ngamplan adalah cukup (68,5%) dan sikap melakukan deteksi dini
kanker IVA pada ibu di RW 03 Ngampilan adalah cukup (53,5%). Hasil uji
analisa Kendal tau menunjukkan ada hubungan persepsi kanker serviks dengan
sikap melakukan deteksi dini inspeksi visual asam asetat pada Ibu di RW 03
Ngampilan Yogyakarta 2011 yang ditunjukkan dengan hasil uji Kendal Tau
yaitu t sebesar 0,329 dengan signifikan p = 0,001 (p<0,05).
Bagi Masyarakat khusunya kader, tokoh masyarakat, dan RW 03 agar
memprogramkan diselenggarakannya penyuluhan kesehatan secara berkala di
wilayah RW 03 Ngampilan dan bekerja sama dengan sarana pelayanan
kesehatan yang berada diwilayah Ngampilan agar menumbuhkan kesadaran
hidup sehat terutaman terkait dengan kanker serviks agar masyarakat memiliki
sikap dan perilaku yang baik dalam melakukan deteksi dini.