Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Hadi, Satria
Wantonoro, Wantonoro
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-21 03:31:58
Abstract :
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit kronis dimana
individu tersebut membutuhkan terapi hemodialisis dalam jangka lama untuk
mempertahankan hidupnya. Kepatuhan asupan cairan pada pasien yang menjalani
terapi hemodialisis merupakan prediktor utama kondisi klinis pasien namun
merupakan salah satu tantangan terberat bagi penderita gagal ginjal kronik yang
menjalani terapi hemodialisis.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama
menjalani hemodialisis dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal
ginjal kronik di RS PKU Muhammadiyah Unit II Yogyakarta.
Metode Penelelitian: Desain penelitian ini adalah non-experiment menggunakan
metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah 116 pasien hemodialisis dengan teknik pengambilan sampel
secara quota sampling yaitu 54 pasien hemodialisis. Analisis data menggunakan
rumus Kendall Tau.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama menjalani
hemodialisis dalam kategori lama sebanyak 38 orang (70,4%) dan kepatuhan
pembatasan asupan cairan dalam kategori sedang sebanyak 25 orang (46,3%). Hasil
uji statistik Kendall Tau didapatkan nilai p=0,019 dengan nilai signifikan p<0,05.
Simpulan: Terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan
kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik di RS PKU
Muhammadiyah Unit II Yogyakarta.
Saran: Diharapkan pada pasien gagal ginjal kronik yang baru maupan yang sudah
lama menjalani hemodialisis untuk lebih meningkatkan kepatuhan pembatasan
asupan cairan untuk mencegah terjadinya komplikasi.