DETAIL DOCUMENT
Evaluasi Pelaksanaan Informed Consent pada Akseptor KB di RSU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2010
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rozana, Elvita
Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
Subject
AC Collections. Series. Collected works 
Datestamp
2018-01-02 06:14:57 
Abstract :
Setiap tindakan medik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan harus mendapatkan izin dari pasien, namun bentuk persetujuan tersebut tidak harus tertulis. Hanya untuk tindakan yang berisiko tinggi saja yang memerlukan persetujuan tertulis yang ditanda tangani oleh yang berhak memberikan persetujuan. Persetujuan tersebut harus selalu berdasarkan atas informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan merupakan kehendak bebas dari pasien. Berdasarkan studi pendahuluan pada bulan Januari sampai April 2010 di RSU PKU Muhammadiyah dari 84 akseptor KB yang menggunakan informed consent secara tulisan sejumlah 27 akseptor KB. Informed consent secara tertulis ini dilakukan pada akseptor KB MOW, IUD, dan implant sedangkan pada akseptor KB Kondom, Pil, dan Suntik tidak menggunakan informed consent secara tertulis tetapi secara lisan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer untuk memperoleh data kualitatif dengan cara wawancara mendalam. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian dan analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan informed consent pada akseptor KB di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2010 termasuk baik dan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kendala dalam pelaksanaan informed consent pada akseptor KB di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2010 yaitu bahasa (komunikasi) dan isi dari informasi itu sendiri. Peran bidan dalam pelaksanaan informed consent pada akseptor KB di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2010 yaitu meberikan informasi tentang alat kontrasepsi baik dari sisi positif maupun negatif. Bagi Bidan atau petugas kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta, agar senantiasa meningkatkan kompetensi yang dimilikinya serta menerapkan komunikasi terapeutik dalam melakukan informed consent kepada klien. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta