Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kurniawati, Erna Yovi
Mufdlilah, Mufdlilah
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-28 02:53:29
Abstract :
Pembelajaran Micro Teaching bertujuan melatih dan memberikan pengalaman
langsung kepada mahasiswa sebagai bekal pengembangan kompetensi yang
diperlukan dan mampu menerapkan berbagai ketrampilan intelektual secara nyata
serta sikap secara profesional (Hamruni, 2009). Faktor kecemasan apabila ada
dalam ambang tertentu akan mendorong untuk memiliki kekuatan dalam
menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Namun apabila kecemasan ini
berlebihan, maka akan berdampak negatif terhadap kesiapan menghadapi ujian
dan hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analisis, dengan pendekatan
waktu Prospektif. Teknik total sampling dengan responden penelitian mahasiswa
semester II Program Studi D IV Bidan Pendidik STIKES ?Aisyiyah Yogyakarta
tahun 2010, berjumlah 58 mahasiswa. Pengumpulan data kecemasan
menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale Anxiety, dan studi dokumentasi
nilai micro teaching dari arsip akademik. Analisa data dengan Kendall Tau dan uji
signifikansi koefisien korelasi dengan bantuan SPSS 15 for Windows.
Hasil penelitian tingkat kecemasan mahasiswa adalah kecemasan ringan (14-20
gejala kecemasan) sebanyak 53.4%, hasil belajar microteaching teori, sklillabs
dan nilai rata-rata micro teching termasuk dalam kategori grade A (>80). Absolut
koefisien Kendall Tau sebesar (-0,442): ada hubungan tingkat kecemasan dengan
hasil belajar micro teaching rata-rata, (-0.469): ada hubungan tingkat kecemasan
dengan hasil belajar micro teaching teori di kelas, (-0, 536): ada hubungan tingkat
kecemasan dengan hasil belajar micro teaching di skillslab. Keofisien korelasi
Sign (2-tailed): 0,000**, hubungan tingkat kecemasan dengan hasil belajar micro
teaching sangat signifikan. Nilai (-), hubungan berlawanan arah : semakin tinggi
tingkat kecemasan maka hasil belajar micro teaching semakin rendah, dan
sebaliknya (Sugiyono, 2007:183).